Headlines News :

Jalan Bangko - Kerinci Tanpa Pagar Pengaman

MerdekaPost | Senin, 25 Juli 2011

JAMBI - Jalan provinsi yang menghubungkan Kota Bangko, Kabupaten Merangin, dengan Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, sepanjang 185 km, minim pagar pengaman. Kondisi yang rawan ini menjadi satu di antara penyebab kecelakaan, karena jalan tersebut berada di sisi jurang yang terjal.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Benhard Panjaitan di Jambi, Minggu (24/7) mengatakan, jalan yang menghubungkan dua kabupaten bagian barat Provinsi Jambi itu berada di sisi Bukit Barisan dan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
"Jalan tersebut banyak tikungan, turunan dan tanjakan tajam yang di sisi kiri-kanannya terdapat jurang mencapai puluhan meter yang rawan kecelakaan," katanya, seperti dilansir Antara.

Jalur tersebut juga sudah dilakukan pemangkasan dan pelebaran jalan dengan mengikis atau memotong sisi bukit, untuk memperpendek jarak tempuh, yang dilakukan Dinas PU Provinsi Jambi.

Dengan adanya peningkatan jalan sepanjang 12 km dari Desa Muara Imat ke Desa Kalianggang, selain membutuhkan pagar pengaman juga membutuhkan rambu lalu lintas lainnya.

Bekerja sama dengan Dinas PU Provinsi Jambi, secara bertahap pembangunan pagar pengaman jalan yang terbuat dari besi baja itu terus ditingkatkan, selain penambahan rambu-rambu lalu lintas lainnya. Ia mengatakan, selain jalan provinsi Bangko-Kerinci, pihaknya juga terus meningkatkan pagar pengaman jalan di sisi ruas jalur lintas timur (Jalintim) untuk menekan angka kecelakaan.

Jalintim wilayah Jambi sepanjang 560 km berbatasan dengan Provinsi Riau, banyak sekali tikungan tajam berbahaya rawan kecelakaan, karena masih minimnya pagar pengaman dan rambu lalu lintas.

Sisi Jalintim itu juga banyak jurang dan tebing yang sering menimbulkan kecelakaan, baik kecelakaan tunggal menabrak tebing atau masuk jurang, maupun karena tabrakan. Ruas jalan yang masih sempit turut memicu seringnya terjadi kecelakaan, sehingga langkah antisipasi perlu diperbanyak pagar pengaman jalan yang terbuat dari baja.

Selanjutnya, untuk mengatasi tabrakan dan kecelakaan itu, juga akan diperbanyak rambu-rambu atau petunjuk jalan yang mengisyaratkan pada pengemudi bahwa jalan akan dilaluinya berupa tikungan tajam. (her/ant)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net