Headlines News :

Yopi-Sapto Resmi Daftarkan Gugatan ke MK

MerdekaPost | Rabu, 15 Juni 2011

MUARA TEBO, MP – Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tebo Yopi Muthalib-Sri Sapto Eddy akhirnya secara resmi mendaftarkan gugatan mereka ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas hasil Pemilukada Ulang Kabupaten Tebo yang sudah digelar pada Minggu (5/6) lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun Merdeka Post dari sumber yang layak dipercaya, bahwa Pihak Yopi-Sapto telah mendaftarkan gugatan mereka atas hasil Pelaksanaan Pemilukada Ulang yang digelar pada Minggu (5/6) lalu. Namun sampai berita ini diturunkan informasi yang diterima masih simpang siur, karena ada juga yang menyatakan bahwa Yopi-Sapto tidak jadi menggugat ke MK.

Sumber MP menyebutkan, “Ya, Pihak Yopi-Sapto atau pasangan Cabub-Cawabup Tebo dengan nomor urut 3 itu pada pukul 15.55 WIB tadi telah mendaftarkan gugatan mereka di Mahkamah Konstitusi di Jakarta”. Ungkap Sumber MP tersebut.

Sementara itu, Aslami, orang dekat Yopi-Sapto yang juga sekretaris Tim Pemenangan Yopi-Sapto ketika dihubungi Merdeka Post via sms, Rabu sore (17.16 WIB) menyebutkan bahwa dirinya juga belum jelas, dan sepertinya tidak jadi, “ Saya juga belum jelas, sepertinya tidak jadi”…begitu jawabannya via sms.

Kendati belum bisa menghubungi Tim Kuasa Hukum atau Tim Koalisi dan Pemenangan Yopi-Sapto, namun, jika dilihat dari informasi yang beredar pasca pemilu ulang, hampir bisa dipastikan bahwa Yopi-Sapto positif mendaftarkan gugatannya ke MK.

Sebagaimana diungkapkan oleh Wartono Trian Kusumo beberapa hari pasca pemilihan ulang, menurutnya pihak Yopi-Sapto telah mendeteksi adanya berbagai pelanggaran yang telah dilakukan oleh pasangan nomor urut 1, Sukandar-Hamdi. "Tim Yopi-Sapto telah mendeteksi adanya pelanggaran maupun kecurangan saat Pemungutan suara ulang," kata pria yang akrab disapa mas Tono itu.

Dia mengungkapkan ada sembilan pelanggaran yang berhasil mereka temukan. Saat ini timnya masih terus mengumpulkan bukti-bukti adanya pelanggaran yang dilakukan kandidat yang saat ini unggul sementara dari pasangan Yopi-Sapto tersebut. " Semua bukti sudah lengkap dan kini tim mengumpulkan bukti-bukti tambahan," sambungnya.

Sembilan pelanggaran yang ditemukan tersebut diantaranya, Money Politic (politik uang), intimidasi, keberpihakan KPPS, dan DPT di seluruh TPS tidak ditempel (bersifat massif). Temuan lain, banyak pemilih yang tidak mendapatkan undangan ketika hari pencoblosan.

Kemudian, ditemukan juga pemilih melakukan pencoblosan lebih dari satu kali, formulir C1 ditandatangani sebelum perhitungan suara, surat suara yang dipinjam untuk TPS lain, dan kotak suara yang ditukar. Dengan adanya pelanggaran ini, Tono memastikan pihaknya akan menempuh hukum di MK.

Dia menegaskan bahwa niat mengajukan gugatan ke MK tersebut lahir akibat tidak maksimalnya kinerja penyelenggara Pemilu. Dia menilai jalannya pemungutan suara ulang lebih parah kecurangan atau pelanggarannya dibandingkan Pemilukada 10 Maret lalu. "Hasil dari koordinasi tim dan kandidat, sudah dapat dipastikan pihak Yopi-Sapto akan melakukan gugatan ke MK," tegasnya beberapa waktu yang lalu.

Dia menambahkan bahwa pihak Yopi-Sapto menilai, sesuai dengan amar putusan MK, jika masih ditemukan adanya pelanggaran dan kecurangan salah satu kandidat, maka bisa saja kandidat tersebut didiskualifikasi. "Dengan temuan pelanggaran tersebut, pasangan Yopi-Sapto optimis MK akan mengabulkan permohonan kita," terangnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Pemilihan Suara Ulang yang merupakan keputusan dari Mahkamah Konstitusi beberapa waktu yang lalu telah berhasil dilaksanakan oleh KPU Tebo sesuai dengan jadwal yang ditetapkan yaitu pada tanggal 5 Juni 2011 lalu yang berhasil dimenangkan oleh Pasangan Sukandar-Hamdi dengan perolehan suara yang cukup signifikan.

Berdasarkan pleno penghitungan suara yang dilaksanakan di Kantor KPU Tebo Jum’at (10/6) lalu, ditetapkan perolehan suara hasil pemungutan suara ulang, pasangan Suka-Hamdi meraih 78.754 suara, pasangan Ridham Priskap-Eko Putra (Ridham-Eko) mendapat 5.836 suara, dan pasangan Yopi Muthalib-Sapto Edy (Yopi-Sapto) berhasil meraih 72.656 suara. Terdapat selisih suara yang cukup signipikant antara pasangan Suka-Hamdi dan Yopi-Sapto yaitu sebanyak 6098 suara atau 3,84 persen.

Meskipun sempat didemo oleh massa yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Tebo untuk Keadilan yang merupakan pendukung dan simpatisan pasangan Yopi-Sapto, namun dengan pengawalan ketat dari pihak keamanan KPU tetap melaksanakan pleno penghitungan suara dan memutuskan bahwa pasangan Suka-Hamdi sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih. (joe)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net