Headlines News :

Tikus Raksasa Ini Lahap 2 Bayi

MerdekaPost | Minggu, 19 Juni 2011

Mungkin akan terdengar aneh bila ada tikus yang dapat melahap bayi. Namun, berbeda dengan tikus yang berada di Afrika Selatan. Disana, tikus-tikus tersebut berukuran sebesar kucing.

Bahkan, mereka dapat terus tumbuh hingga mencapai satu meter dari moncong hingga ekor dan memiliki gigi depan sepanjang 2,5 cm. Dengan ukuran sebesar itu, tikus-tikus tersebut mencari mangsa yang cukup besar, salah satunya adalah bayi manusia.

Baru-baru ini, telah terjadi dua peristiwa mengerikan. Telah dilaporkan bahwa dua bayi menjadi korban tikus-tikus tersebut. Lunathi Dwadwa (3) tewas sedang tidur di kawasan kumuh di luar Cape Town. Sementara seorang bayi lain menjadi mangsa tikus di Soweto, tak jauh dari Johannesburg pada hari yang sama.

Lunathi telah ditemukan tewas oleh kedua orang tuanya dengan kondisi yang sangat mengerikan. Anehnya, saat tikus itu menyerang Lunathi, tidak ada sedikitpun jeritan atau tangisan yang keluar hingga kedua orang tuanya pun tak mengetahui kejadian tersebut.

“Saya tidak bisa lupa betapa mengerikan kondisi anak saya. Matanya keluar, wajahnya rusak dari alis hingga pipi,” ujar sang ibu, Bukiswa Dwadwa (27). “Tidak ada pelaku lain yang dapat melakukan itu selain tikus,” ujar sang ayah, Mncedisi Mokoena.

Tak lama setelah kejadian tersebut, terdapat laporan kembali dengan kasus yang sama. Seorang bayi perempuan telah diserang oleh segerombolan tikus raksasa ketika ibunya yang masih remaja itu pergi bersama dengan teman-temannya. Hingga akhirnya, pada kejadian tersebut, sang ibu harus ditahan karena dianggap lalai dalam menjaga anaknya hingga menyebabkan kematian.

Tikus-tikus raksasa itu biasanya ditemukan di kawasan-kawasan kumuh atau tempat sampah. Tikus-tikus tersebut diyakini termasuk jenis African Giant Pouched Rats, salah satu jenis tikus terbesar di dunia. Biasanya mereka lebih aktif untuk berburu pada malam hari.

Seperti yang kita ketahui, tikus adalah salah satu hewan yang dapat memakan apa saja. Bahkan, populasinya pun dapat berjumlah sangat banyak dalam waktu yang singkat. Bayangkan saja, tikus dapat memproduksi 50 anak dalam setahun. Namun, beberapa suku di Afrika sengaja untuk mengembangbiakkan tikus jenis tersebut untuk dimakan. (Sumber : http://selebmedia.blogspot.com)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net