Headlines News :

Suka-Hamdi Tetap Tenang Kendati digugat di MK

MerdekaPost | Rabu, 15 Juni 2011

Siapkan ‘Senjata’ Pamungkas

MUARA TEBO, MP -- Pasangan Yopi-Sapto telah mendaftarkan gugatannya atas hasil Pemilukada Ulang Kabupaten Tebo ke MK pada Rabu (15/6) pukul 15.55 WIB, Namun, hal ini ditanggapi biasa-biasa saja oleh lawannya Sukandar-Hamdi. Mereka mengaku tak gentar dan siap menghadapi langkah hukum yang dilakukan seterunya itu.

"Memang hasil pemilukada akan bermuara di MK, Jika bukti yang mereka ajukan sesuai dengan UU berlaku, kami siap menghadapi gugatan tersebut," kata Sukandar saat dimintai tanggapannya via ponsel.

Senada dengan Sukandar, Direktur Media Center Suka-Hamdi, M. Chudory mengatakan, mereka sangat menghormati keputusan Yopi-Sapto jika mereka benar-benar menggugat ke MK. Mereka mengaku sudah sangat siap menghadapi gugatan tersebut.

"Sebenarnya kami tidak berharap mereka (pihak Yopi-Sapto) mengajukan gugatan ke MK. Tapi itu hak mereka, jadi kami akan menghormatinya." Kata M.Chudory.

Terkait dengan pelanggaran yang disebut Pasangan Yopi-Sapto, Chudori menilai pelanggaran tersebut juga dialami oleh Suka-Hamdi. Dia mencontohkan dari awal Rakyat Tebo Menggugat (RTM) telah menyuarakan terkait permasalahan DPT ataupun surat undangan yang tidak sampai ke tangan pemilih, atau seperti logistik yang sampai dengan kondisi terlipat.

"Pelanggaran ini juga kami alami. Dan ini lah yang selalu disuarakan oleh teman-teman RTM. Karena pada saat itu kami masih trauma dengan kecurangan yang dilakukan pada 10 Maret lalu," tegasnya.

Untuk menangkis gugatan yang akan diajukan pasangan nomor urut 3 tersebut, Suka-Hamdi telah menyiapkan tim advokasi yang sama dengan ketika mereka berhasil memenangkan gugatan di MK April lalu. Seperti diketahui, permohonan Suka-Hamdi dikabulkan MK dengan putusan digelarnya pemungutan suara ulang di semua TPS di Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung.

Chudori menambahkan, kesiapan Suka-Hamdi disertai dengan penemuan kecurangan yang dilakukan baik itu oleh pihak penyelenggara pemilu maupun tim Yopi-Sapto. "Kami juga menemukan pelanggaran yang dilakukan tim Yopi-Sapto. Diantaranya oknum camat dan anggota DPRD membagikan uang kepada masyarakat dengan tujuan mempengaruhi pemilih, dan masih melibatkan PNS. Ada juga hal-hal lain yang tidak untuk konsumsi publik, tentunya sama dengan gugatan kami beberapa waktu lalu,’’ ungkapnya.

“Kami punya senjata pamungkas, malah kali ini kami punya lebih dasyat lagi," kata Chudori. Semua bukti pelanggaran itu sudah diinventarisir, dan diakomodir. Semua itu sekarang sudah ditangan Kuasa Hukum Suka-Hamdi dan akan mereka beberkan di MK jika memang mereka jadi ke MK. " Kartu as tersebut akan kami beberkan di MK,"ujarnya.

Namun, disatu sisi dia mengaku sangat menyayangkan gugatan ke MK ini. Karena Gubernur Jambi yang juga selaku Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi sudah memberi sinyal atau himbauan kepada pasangan yang tertinggal dalam perolehan suara, untuk legowo dan menerima hasil pemilukada dan jangan ada lagi gugatan ke MK. Mereka berharap himbahuan HBA ini dapat menjadi pedoman mereka untuk tidak lagi menggugat ke MK.

"Sama halnya dengan HBA, kami juga berharap tahapan pemungutan suara ulang ini dapat terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Bupati terpilih sesuai dengan hasil pleno KPUD dapat dilantik. Kasihan masyarakat sudah capek dengan pemilukada yang berjalan dengan panjang ini. Terimalah bahwa apapun hasil dari pleno KPUD, itulah pemimpin Tebo lima tahun mendatang dan pilihan masyarakat Tebo," tegasnya.

Menurut dia, Sukandar dan Hamdi tidak pernah melibatkan PNS dan Pejabat dalam rangka memenangkan beliau. Namun ini murni rakyat yang menginkan suka-Hamdi menang, ingat, suara rakyat adalah suara tuhan. Pungkasnya. (joe)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net