Headlines News :

Perilaku Aneh Penumpang Bus ALS Sebelum Meninggal

MerdekaPost | Kamis, 30 Juni 2011

MEDAN - Nasib tragis di alami keluarga Sudirman. Pasalnya dirinya harus kehilangan istrinya Dahniar (56) dan Assyfa Zahara.

Korban merupakan penumpang Bus ALS yang masuk lubang galian yang penuh dengan air di Aek Latong Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu (26/3/2011) pagi yang menewaskan 14 orang.

Sudirman sendiri bersama istrinya Dahniar dan kedua cucunya pergi untuk liburan dan ziarah ke makam orang tuanya di Lubuak Aluang kec Sicincin Pariaman kota propinsi Sumbar.

Dahniar, Sudirman (60) berangkat bersama dua cucunya yang bernama Sifa (7) dan Lisa (10). Mereka berempat berangkat menggunakan bus ALS pada pukul 16.00 Wib pada jumat (24/6/2011).

Saat ini keluarga sedang menunggu kedatangan di rumah duka tepatnya di Jalan Bhayangkara no. 424 Kecamatan Medan Tembung, Sumatera Utara

Julita Nur (27) anak kedua dari pasangan Sudirman dan Dahniar mengaku aneh dengan kelakuan ibunya selama seminggu ini. "Akhir-akhir ini memang ibu agak aneh kelakuannya, karena dalam seminggu ini ibu sering berdandan sehabis mandi. Ibu saya juga sering minta-minta pulang kampung untuk ziarah," jelas Julita di rumah duka.

Julita juga mengatakan, sebelum mamaknya meninggal mamaknya pernah bermimpi. Dua hari sebelum meninggal, mamaknya bercerita didatangi neneknya dan mengajak pergi.

"Sebelum berangkat mamak pernah berimpi, katanya didatangi nenek saya dan diajak pergi. Lalu saya candai mamak dan saya tanya, mamak ikut rupanya, lalu mamak menjawab enggak," ucapnya mengingat perkataan ibunya

Julita juga mengatakan, jenazah mamaknya akan tiba di jln Bayangkara sekira pukul. 23.00. "Tadi saya tanya bapak, saat ini mayatnya sudah dimandikan dan selesai otopsi, kemungkinan jam 11 atau jam 12 malam sampai rumah," terangnya

Informasi yang diperoleh Tribun Medan dari rumah duka, keponakan Dahniar mengungkapkan kronologis kejadian yang mereka ketahui.

"Yang kami tahu pada saat mau naik ke jalan yang berbukit, busnya mundur dan penumpang yang terbangun disuruh kernet untuk mendorong. Lalu Sudirman turun mengajak Lisa yang masih terbangun kemudian Lisa mengajak Sifa yang dalam keadaan setengah tertidur. Namun Sifa tidak mau turun, karena Sifa mau menemani neneknya. Dan yang tak kami sangka Sifa jadi menemani neneknya selamanya," ujar keponakan Dahniar, Edi di depan rumah duka.

Edi (49) mengugkapkan bahwa Sudirman dan Lisa sedang berada di di RSU Sipirok Aek Latong. "Saat ini om saya sedang di puskesmas dan sekarang kami yakin kalau om kami pasti dalam kebingungan. Jenazah tante saya dan Sifa sekarang sudah di visum dan langsung dikafani, agar nanti malam dapat langsung tiba di Medan. Langsung dimakamkan," jelasnya. (her)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net