Headlines News :

DPR RI Awasi Serapan Dana Bencal Kerinci

MerdekaPost | Selasa, 28 Juni 2011

KERINCI - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), khususnya daerah pemilihan Provinsi Jambi, Senin (27/6), berkunjung ke Kabupaten Kerinci. Kunjungan tersebut untuk meninjau kegiatan proyek bencana alam (Bencal), yang saat ini sedang berjalan.

Anggota DPR RI dan rombongan yang datang ke Kerinci adalah H. Bakri, H. Muradi, H. Khairul Naim, Selina Gita, dan Indrawati Sukadis, Nuzran Joher, staf ahli ketua DPR RI, Marzuki Alie.

"Tujuan kami ke Kabupaten Kerinci untuk menjalankan tugas, mengawasi serapan dana bantuan bencana alam, yang diserahkan ke Kabupaten Kerinci," ujar ketua tim yang turun ke kerinci, H. Bakri, dalam pemaparannya di kediaman dinas Bupati Kerinci, Senin (27/6) kemarin.

"Jangan sampai yang diusulkan oleh Pemkab Kerinci dulu, dalam pelaksanaannya tidak sampai 50 persen. Kami tidak ingin gara-gara menerima dana bantuan bencana, Pejabat Kerinci yang malah kena bencana," katanya.

Selain H Bakri, anggota DPR RI lainnya juga mengajukan beberapa pertanyaan kepada Pemkab Kerinci. Selina Gita, mengatakan, ia tidak melihat adanya perbaikan fasilitas umum. "Kami ingin melihat fasilitas umum yang rusak karena gempa," tanyanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Indrawarti Sukandis dan H Khairul Naim. Mereka mempertanyakan lokasi perbaikan jalan yang rusak karena gempa. Selain itu mereka juga mempertanyakan kemajuan pengerjaan dibidang bina marga, yang saat ini baru mencapai 51 persen.

"Sekilas kegiatan pelebaran jalan kurang relevan. Seharusnya yang prioritas adalah fasilitas yang rusak akibat bencana saja, namun kita belum tahu apakah hal tersebut boleh atau tidak," kata Indrawati Sukandis.

Menanggapinya, Bupati Kerinci, H. Murasman mengatakan sebagian besar jalan yang rusak karena gempa sudah diperbaiki. "Diperbaikinya jalan lain yang tidak rusak akibat gempa, karena jalan tersebut sering longsor," ungkap Murasman.

"Kalau BNPB setuju kami membangun jalan, mengapa yang lain tidak setuju," tegas Murasman.

Usai melakukan tanya jawab, rombongan DPR RI bergerak ke lapangan, untuk melihat secara langsung kegiatan pekerjaan.

"Apa yang sudah dikerjakan sudah benar. Hanya saja kita tidak tahu apakah pekerjaan tersebut dibolehkan atau tidak. Nanti kita akan memanggil BNPB, untuk menjelaskan apakah pekerjaan proyek dana Bencal di Kerinci sesuai prosedur atau tidak," pungkas H. Bakri. (sk)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net